Langsung ke konten utama

10 Kesalahan Orang Tua Baru Dalam Merawat Bayi

AnakSgm.uno - Setelah menyandang gelar Orang Tua baru sehabis kelahiran si buah hati, tidak hanya rasa senang yang telah tentu Kamu rasakan. Kamu juga ingin tidak ingin wajib berhadapan dengan hal-hal baru semacam menyusui, bangun tengah malam, mengubah popok sampai berupaya menguasai arti tangisan balita bagaikan bagian dari rutinitas setiap hari. Walaupun Kamu telah merasa mempersiapkan diri sebaik- baiknya, tetapi hendak senantiasa terdapat sebagian perihal yang terlampaui. 1. Sangat banyak barang Siapa yang bisa menahan diri dari godaan peralatan balita yang lucu-lucu? Rasanya mau membeli seluruh. Tetapi, sangat banyak benda di dalam boks balita malah bisa berikan stimulasi berlebih serta membuat balita susah tidur. Apalagi disinyalir jadi faktor Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) kematian tiba-tiba pada balita yang diakibatkan susah bernapas sebab balita dapat saja tertimpa benda yang terdapat di dalam boks. Perbaiki dengan: Jauhi menyimpan boneka, selimut ataupun bantalan pelin

Makanan yang Baik dan Tepat Dikonsumsi Saat Puasa Menurut Ahli Gizi oleh - https://www.anaksgm.uno

Halo sahabat selamat datang di website https://www.anaksgm.uno, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Makanan yang Baik dan Tepat Dikonsumsi Saat Puasa Menurut Ahli Gizi, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

JARRAKSEHAT.COM — Bulan Ramadan tahun ini terasa begitu berbeda. Para umat Muslim menjalani puasa di tengah pandemi corona Covid-19 yang mengharuskan beribadah di rumah saja sebagai salah satu upaya menekan jumlah kasus corona.

Di tengah kondisi tak menentu, jangan sampai Anda lalai mengatur asupan untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu faktor penting untuk menjaga kekebalan tubuh adalah dengan menjaga konsumsi makanan dan minuman yang berkualitas dan bergizi seimbang.

Bergizi seimbang berarti mengonsumsi beragam jenis makanan dengan porsi atau takaran yang tepat, tidak kurang dan tidak lebih. Ini karena tubuh membutuhkan beragam zat gizi dalam jumlah yang tepat untuk menjalankan proses metabolisme termasuk menjaga kekebalan tubuh terutama di saat bulan puasa.

Menurut Pratiwi, Senior Nutrisionist Gorry Holdings, dilansir dari liputan6.com zat-zat gizi tersebut bisa didapatkan dari makanan yang bergizi seimbang. Apa saja?

1. Konsumsi buah dan sayuran berwarna-warni

Ada pepatah mengatakan "eat the rainbow". Memang benar adanya bahwa mengonsumsi buah dan sayur yang berwarna-warni dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

Beda warna, beda pula kandungan zat gizinya. Mengonsumsi buah dan sayur berwarna-warni berarti memberikan tubuh asupan zat gizi yang lebih lengkap. Caranya, bisa mengombinasikan buah jeruk (oranye) dengan sayur bayam (hijau).

2. Pilih sumber karbohidrat yang lebih kompleks

Ini berarti sumber karbohidrat yang lebih kaya akan serat, vitamin dan mineral. Untuk itu disarankan pilih makanan yang lebih alami atau lebih minim pengolahan. Misalnya, utamakan nasi merah daripada nasi putih. Pilih jagung atau kentang sebagai nasi putih.

3. Pilih sumber protein yang rendah lemak jahat

Protein adalah zat gizi yang sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh secara umum. Namun seringkali makanan sumber protein juga tinggi akan lemak yang kurang baik. Jadi, pilih sumber protein yang rendah lemak jahat untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal tanpa disertai bahaya dari lemak jahat.

Pilih sumber protein yang lebih rendah lemak atau singkirkan bagian berlemaknya, seperti ikan, kacang-kacangan dan produk turunannnya seperti tahu dan tempe atau dada ayam tanpa kulit.

4. Konsumsi sumber lemak baik

Mengonsumsi lemak baik memiliki sejumlah manfaat, seperti menghindari inflamasi. Meski baik, tetap perhatikan jumlah lemak baik yang dikonsumsi. Jangan sampai berlebih. Yang termasuk dalam lemak baik di antaranya: Olive oil, VCO, ikan salmon dan buah alpukat.

5. Perhatikan cara memasak

Jangan lupakan juga cara memasak yang tepat. Karena ini dapat mempengaruhi total kalori pada sebuah makanan. Misalnya, makanan yang digoreng dalam minyak (deep-fried) tentu lebih tinggi kalori daripada makanan yang dikukus.

Oleh karena itu, pilih cara masak yang sehat, khususnya yang tidak menggunakan terlalu banyak sumber lemak. Misalnya dengan cara mengukus, merebus dan memanggang dengan sedikit atau tanpa minyak.

Kuncinya adalah mengonsumsi beragam jenis makanan dengan jumlah yang tepat. Karena tubuh bukan hanya membutuhkan satu zat gizi, namun beragam zat gizi.

Editor : Lle

Itulah tadi informasi mengenai Makanan yang Baik dan Tepat Dikonsumsi Saat Puasa Menurut Ahli Gizi dan sekianlah artikel dari kami https://www.anaksgm.uno, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gak Cuma Pria, Wanita Juga Bisa Kena Disfungsi Seksual oleh - https://www.anaksgm.uno

Halo sahabat selamat datang di website https://www.anaksgm.uno , pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Gak Cuma Pria, Wanita Juga Bisa Kena Disfungsi Seksual , kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca Masyarakat mungkin sudah umum mendengar disfungsi seksual seperti impoten pada pria. Tapi tahukah kamu, kalau masalah disfungsi seksual juga bisa menyerang wanita? Beberapa faktor seperti perubahan hormon ternyata bisa memicu atau mendorong terjadinya disfungsi seksual pada kaum hawa. Lalu seperti apa tanda perempuan mengalami disfungsi seksual? Yuk, Kenali permasalahan disfungsi seksual pada perempuan berikut ini. Mengenal disfungsi seksual pada perempuan Disfungsi seksual mengacu pada masalah yang mencegah individu atau pasangan mengalami kepuasan aktivitas seksual. Sekitar 43 persen wanita dan 31 persen pria melaporkan pernah mengalami disfungsi seksual. Siklus respons seksual secara

8 Cara Mengatasi Varises Pada Ibu Hamil oleh - https://www.anaksgm.uno

Halo sahabat selamat datang di website https://www.anaksgm.uno , pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 8 Cara Mengatasi Varises Pada Ibu Hamil , kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca Cara Mengatasi Varises Pada Ibu Hamil – Varises yaitu suatu kondisi saat pembuluh darah yang dekat dengan kulit mengalami pembengkakan dan pelebaran. Kondisi ini akan menyebabkan pembuluh darah berwarna ungu atau biru, serta menonjol keluar. Bentuknya yang berlekuk-lekuk akan dapat mengganggu penampilan. Selain mengganggu penampilan, varises yang dialami oleh ibu hamil juga akan menyebabkan tidak nyaman. Kondisi ini akan dapat membuat kaki terasa pegal dan berat, kulit di area varises gatal, terasa perih dan berdenyut. Gejala ini diketahui cenderung memburuk saat sore sampai malam hari, apalagi setelah ibu melakukan banyak aktivitas dan berdiri terlalu lama. Varises bisa diatasi dengan melakukan perawatan alami di rumah. Yuk simak cara me